Sumber daya lokal, termasuk armada pemadam dan posko siaga, dinilai harus siap di titik-titik rawan. Sementara itu, pemerintah daerah didorong mempercepat program pencegahan seperti sosialisasi larangan pembakaran lahan dan patroli terpadu pada musim kering.
Apel gelar ini menjadi momen pengukuhan komitmen bersama: bukan hanya soal peralatan, tetapi juga tentang koordinasi, respons cepat, dan kesadaran publik. Jika semua elemen bekerja selaras, risiko kerusakan lingkungan dan kerugian ekonomi akibat Karhutla dapat diminimalkan.
Editor Redaksi @terkinijambi.com
Sumber Dok Diskominfo Muaro Jambi





