TNI Bantah Keras Berita Hoaks: Tidak Ada Anggota TNI yang Ditangkap Polri

TerkiniJambi

Hingga konferensi pers, TNI dan liputan media menyimpulkan bahwa klaim penangkapan tersebar melalui unggahan viral di media sosial (X/Twitter), Instagram, dan pesan berantai WhatsApp yang menampilkan potongan foto/video plus narasi provokatif. Banyak akun penyebar bersifat anonim atau akun pribadi yang cepat mendapat ribuan share — sehingga klaim itu menjadi viral sebelum ada verifikasi resmi. Sebagian unggahan juga menunjukkan gambar KTA/Tanda yang kemudian dipakai untuk menguatkan narasi, tetapi konteks pengambilan gambar dan identitas pengunggah tidak terverifikasi. Karena sifatnya viral dan tersebar melalui banyak akun, belum ada satu individu publik yang dapat dipastikan sebagai ‘motor’ penyebaran berdasarkan keterangan resmi yang tersedia.

“Sampai dengan saat ini tidak ada anggota TNI yang ditangkap oleh Polri. Itu supaya digarisbawahi dan disampaikan nantinya,” — Brigjen (Mar) Freddy Ardianzah, Kapuspen TNI.

TNI menyatakan akan meluruskan informasi keliru kepada publik dan menegaskan kerja sama serta koordinasi yang solid dengan Polri untuk menjaga stabilitas keamanan. Kapuspen juga mengimbau masyarakat agar tidak langsung mempercayai unggahan viral sebelum ada klarifikasi resmi dari institusi terkait.

Baca Juga :  Dana Pemda Rp233 Triliun Mengendap, Menkeu Purbaya Ingatkan Risiko Pembangunan Tersendat

Redaksi telah memverifikasi pernyataan Kapuspen TNI dan merangkum beberapa laporan media nasional yang memuat klarifikasi resmi.

Baca Juga :  Terjebak Cinta Palsu, Korban Love Scamming di Jakarta Rugi Rp423 Jut

Editor Redaksi @terkinijambi.com

Nomor TDPSE : 023714.1/DJAI.PSE/05/2025