Rudal Balistik KHAN Buatan Turki Sudah Tiba di Kaltim, Masih Domain Kemenhan

TerkiniJambi

Kalimantan Timur – Spekulasi publik soal keberadaan rudal balistik KHAN buatan Turki di Kalimantan Timur akhirnya mendapat tanggapan dari TNI Angkatan Darat.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhyana menegaskan, alutsista strategis tersebut memang sudah berada di Indonesia, namun saat ini masih menjadi tanggung jawab Kementerian Pertahanan.

“Ya, itu sekarang masih menjadi domainnya Kementerian Pertahanan karena belum diserahterimakan secara resmi kepada TNI Angkatan Darat,” kata Brigjen TNI Wahyu, Senin (11/8/2025).

Menurutnya, TNI AD belum dapat membeberkan detail terkait penempatan dan jumlah rudal karena menunggu proses serah terima resmi.

“Kita belum bisa menyampaikan, karena sekali lagi, belum serah terima. Nanti setelah serah terima, kita akan sampaikan kenapa dideploy di sana,” tambahnya.

Sudah Tiba, Masih Batch Pertama

Informasi yang dihimpun menunjukkan, batch pertama rudal KHAN telah tiba di tanah air dan ditempatkan di Markas Yonarmed 18/Buritkang, Tenggarong, Kalimantan Timur, sejak awal Agustus 2025. Batch kedua direncanakan menyusul sebelum seluruh sistem diserahkan penuh kepada TNI AD.

Baca Juga :  The Gasoline Godfather: Riza Chalid dan 8 Elit Migas Jadi Tersangka

Alasan Penempatan di Kaltim

Posisi strategis di Tenggarong disebut dipilih karena dekat dengan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang sedang dibangun, sekaligus aman dari ancaman langsung. Dengan jangkauan tembak hingga 280 kilometer, KHAN mampu menjangkau wilayah perbatasan seperti Tawau, Sabah, Malaysia.

Baca Juga :  Terungkap! Segini Jumlah Prajurit TNI yang Dikerahkan untuk Amankan Kantor Kejaksaan

Spesifikasi KHAN

  • Bobot: sekitar 2,5 ton
  • Diameter: 610 mm
  • Hulu ledak: 470 kg berdaya ledak tinggi
  • Jangkauan tembak: 80–280 km
  • Akurasi: CEP kurang dari 10 meter
  • Sistem pemandu: GPS + GLONASS + INS
  • Platform peluncur: kendaraan taktis Tatra 8×8 dengan taktik “shoot-and-scoot”

Peningkatan Postur Pertahanan

Kehadiran KHAN menjadi lompatan besar bagi kemampuan pertahanan Indonesia, khususnya TNI AD, yang selama ini belum memiliki sistem rudal balistik jarak menengah presisi. Analis pertahanan menyebut langkah ini sebagai bagian dari upaya modernisasi alutsista sekaligus sinyal bahwa Indonesia siap menjaga kedaulatan wilayah di tengah dinamika keamanan kawasan.

Nomor TDPSE : 023714.1/DJAI.PSE/05/2025