JAKARTA – Film animasi Merah Putih: One for All akhirnya resmi tayang di sejumlah bioskop mulai Kamis (14/8/2025). Penayangan ini berlangsung di tengah kontroversi terkait kualitas produksi dan pertanyaan publik mengenai proses cepatnya film ini mendapatkan slot tayang.
Merah Putih: One for All adalah film animasi bertema nasionalisme garapan Perfiki Kreasindo yang mulai tayang bertepatan dengan momen jelang HUT Kemerdekaan RI ke-80. Film ini mendapat Surat Tanda Lulus Sensor (STLS) dengan klasifikasi Semua Umur dari Lembaga Sensor Film (LSF) sejak 5 Juli 2025.
Film ini diproduksi oleh Perfiki Kreasindo. Sutradara Hanung Bramantyo, meski tidak terlibat langsung, turut memberi pandangan kritis terkait proses penayangannya. Dari pihak regulator, Ketua LSF Naswardi menyampaikan klarifikasi resmi mengenai alasan film ini layak tayang di layar lebar.
Penayangan dilakukan secara terbatas. Di jaringan Cinema XXI, hanya tiga lokasi yang memutar film ini: Kelapa Gading XXI, Kemang Village XXI, dan Puri XXI, masing-masing lima kali pemutaran per hari. Jaringan bioskop Sam’s Studios juga ikut menayangkan film ini di beberapa lokasi yang telah diumumkan melalui akun Instagram resmi mereka.
Kontroversi bermula dari viralnya cuplikan film di media sosial yang dinilai memiliki kualitas animasi di bawah standar industri. Selain itu, cepatnya film ini mendapatkan slot tayang memicu pertanyaan. Hanung menegaskan bahwa secara umum, penentuan jadwal tayang film biasanya memerlukan waktu sekitar tiga bulan sejak pengajuan resmi.
“Sinema itu punya kriteria, para pengusaha bioskop di Indonesia punya aturan yang biasanya diterapkan ke pembuat film dan produser. Kalau mau minta tanggal tayang, setidaknya tiga bulan baru bisa dapat slot,” ujar Hanung di kanal YouTube Kasisolusi.
Ketua LSF Naswardi menegaskan bahwa lembaganya hanya berwenang memeriksa konten film, bukan menilai kualitas animasi atau teknis produksi.
“Film Merah Putih: One for All lolos sensor karena tidak mengandung pelanggaran konten sesuai peraturan perundang-undangan, sehingga layak tayang untuk semua umur,” ujarnya.