Driver Ojek Online Gojek Tewas Dilibas Rantis Barracuda Brimob di Pejompongan

TerkiniJambi

Reaksi Istana dan Pemerintah

Pernyataan dari lingkungan Istana Kepresidenan meminta agar aparat negara bertindak dengan hati-hati dan menjaga keselamatan warga sipil dalam setiap operasi pengamanan massa. Menteri Sekretaris Negara atau pejabat terkait juga meminta agar kejadian ini menjadi perhatian khusus demi upaya pencegahan insiden serupa di masa depan.

Perusahaan jasa transportasi online lain menyampaikan duka cita dan dukungan kepada keluarga korban. Dalam pernyataannya, mereka menyerukan agar situasi tetap kondusif dan berjanji akan membantu keluarga korban sesuai ketentuan internal perusahaan masing-masing.

Suara Publik dan Tokoh

Insiden ini mengundang reaksi dari berbagai tokoh publik dan masyarakat. Sejumlah selebritas dan pengamat mendesak adanya proses hukum yang transparan serta evaluasi prosedur operasi di lapangan saat penanganan unjuk rasa.

Baca Juga :  Demo Depan DPR Ricuh, Polisi Kerahkan 1.250 Personel dan Pukul Mundur Massa dengan Water Cannon

Proses Hukum dan Investigasi

Kompolnas dan Divisi Propam Polri menyatakan akan mengawal proses penyelidikan. Sampai berita ini ditulis, sejumlah personel disebutkan telah diamankan untuk pemeriksaan. Kepolisian menyatakan akan membuka proses lebih lanjut jika bukti mengarah pada tindakan pidana atau pelanggaran disiplin aparat.

Bantuan untuk Keluarga Korban

Beberapa pihak internal perusahaan ojek online dan komunitas mitra rider berkumpul membantu proses administrasi serta pemulangan jenazah. Pernyataan publik dari kedua pihak menyebutkan komitmen untuk memberikan dukungan moral dan administratif kepada keluarga Affan.

Baca Juga :  Wali Kota Jambi Luncurkan Program Kampung Bahagia: RT Jadi Garda Depan Perubahan

Publik Meminta Kepada Pemerintah

  • Investigasi independen dan transparan untuk memastikan akuntabilitas.
  • Tindakan tegas jika ditemukan pelanggaran prosedur oleh anggota aparat.
  • Kepastian kompensasi dan perhatian terhadap keluarga korban.
  • Evaluasi SOP pengamanan massa agar keselamatan warga sipil menjadi prioritas.

Catatan Redaksi

Berita ini disusun berdasarkan pernyataan resmi dan laporan media massa serta rekaman yang beredar di publik. Kami akan terus memperbarui laporan ini apabila ada informasi resmi tambahan dari aparat penegak hukum, institusi terkait, atau keluarga korban.

Nomor TDPSE : 023714.1/DJAI.PSE/05/2025