Terkinijambi.com – Memilih jurusan kuliah bukan sekadar soal minat, tetapi juga mempertimbangkan prospek kerja dan besaran penghasilan di masa depan. Beberapa jurusan terbukti konsisten menjadi incaran dunia kerja karena relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan zaman.
Berdasarkan rangkuman terbaru dari berbagai sumber pendidikan dan ketenagakerjaan, berikut lima jurusan kuliah yang dinilai memiliki peluang kerja terbaik dan potensi gaji tinggi, baik di Indonesia maupun di dunia internasional:
1. Kedokteran
Profesi dokter masih menempati posisi puncak sebagai salah satu pekerjaan dengan gaji tinggi dan stabil. Lulusan kedokteran dapat bekerja di rumah sakit, klinik, membuka praktik pribadi, hingga menjadi tenaga ahli di lembaga penelitian. Di Indonesia, dokter umum bisa meraih penghasilan Rp8–15 juta per bulan, sementara dokter spesialis bisa mencapai puluhan juta rupiah. Di luar negeri, penghasilan dokter bahkan mencapai lebih dari Rp1 miliar per tahun.
2. Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi
Di era digital, kebutuhan akan tenaga IT melonjak drastis. Lulusan jurusan ini memiliki peluang besar bekerja sebagai software engineer, data analyst, hingga cyber security specialist. Fresh graduate di Indonesia bisa mendapat gaji Rp5–8 juta per bulan, dan meningkat tajam dengan pengalaman atau jika bekerja di perusahaan multinasional. Di tingkat global, gaji rata-rata lulusan TI bisa mencapai Rp1 miliar per tahun.
3. Ekonomi dan Manajemen
Jurusan ini terus dibutuhkan di hampir semua sektor. Lulusan ekonomi dapat bekerja di bidang keuangan, perbankan, konsultan bisnis, maupun perusahaan swasta. Gaji awal umumnya berada di kisaran Rp6–10 juta per bulan, dengan potensi mencapai puluhan juta rupiah pada level manajerial. Profesi populer antara lain analis keuangan, auditor, hingga perencana investasi.
4. Rekayasa atau Teknik
Bidang teknik seperti teknik mesin, sipil, elektro, hingga perminyakan memiliki prospek kerja luas. Industri manufaktur, energi, dan infrastruktur selalu membutuhkan tenaga ahli di bidang ini. Rata-rata gaji insinyur pemula di Indonesia berkisar Rp8–12 juta per bulan, sementara di sektor migas bisa mencapai Rp30–40 juta. Di luar negeri, insinyur teknik memperoleh rata-rata lebih dari Rp900 juta per tahun.





