Daerah  

Cegah Penularan DBD, Masyarakat Perlu Aktif Sebagai Antisipasi

TerkiniJambi

Natuna – Dengan adanya kembali kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Natuna, diminta masyarakat dan pemerintah daerah harus lebih waspada dan bisa lakukan langkah pencegahan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna, Hikmat Aliansyah saat dihubungi pewarta Diskominfo pada Sabtu, 8 februari 2025, turut menjelaskan terkait kasus DBD yang terjadi di Kecamatan Midai, hanya ada satu kasus pada Desember 2024 dan setelah itu tidak ada kasus lagi.

Baca Juga :  Polresta Bukittinggi Paparkan Kinerja dan Situasi Kamtibmas dalam Press Release Akhir Tahun 2024

“Untuk Kecamatan Midai sendiri pada Februari ini terdapat kasus DBD yang disebabkan adanya orang dari luar Midai yang membawa virus tersebut atau faktor nyamuk aedes aegypti yang menghisap darah orang yang terinfeksi kemudian menularkannya kepada orang lain,” kata Hikmat.

Pemerintah Kabupaten Natuna melalui Dinas Kesehatan juga menghimbau masyarakat agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala DBD, seperti demam tinggi, nyeri sendi, dan muncul bintik merah pada kulit. Langkah cepat dalam penanganan sangat penting untuk menghindari komplikasi yang lebih serius.

Baca Juga :  Oknum Polisi Digerebek Bersama Istri TNI Tanpa Busana di Bengkulu, TNI dan Polri Turun Tangan

Selanjutnya untuk pemberantasan sarang nyamuk (PSN) bisa dengan menguras, menutup dan mendaur ulang barang bekas yang bisa menjadi tempat berkembangnya nyamuk.

Reporter: Saipul Bahari

Nomor TDPSE : 023714.1/DJAI.PSE/05/2025