Pernyataan dari Unpas
“Gas air mata mengenai area kampus; kami menemukan puluhan proyektil gas dan belasan korban sesak napas—beberapa hingga pingsan.”
Unpas melaporkan adanya dampak langsung: gedung terpapar, ada laporan sekitar puluhan orang mengalami gangguan pernapasan dan beberapa pingsan. Pihak kampus meminta agar penyelidikan untuk memastikan apakah prosedur penggunaan alat kendali massa telah sesuai dan proporsional.
Reaksi publik dan organisasi HAM
Kelompok mahasiswa dan beberapa organisasi HAM mengecam penggunaan gas air mata di dekat kampus, menilai tindakan tersebut berisiko terhadap keselamatan sivitas akademika dan kebebasan berkumpul. Lembaga internasional dan nasional menyerukan agar penggunaan kekuatan dipertanggungjawabkan dan insiden diinvestigasi.
Catatan hukum dan tindak lanjut
Polda Jabar menyatakan akan menindak pelaku provokasi dan memeriksa video serta bukti di lapangan. Sementara itu, pihak kampus meminta klarifikasi resmi dan transparansi proses penyelidikan agar hak mahasiswa dan keamanan kampus tidak terusik.
Editor Redaksi @terkinijambi.com
